
Seputar Nusantara - Personel Polda Riau berhasil menangkap sindikat rampok bersenjata api. Dalam aksinya, para pelaku sempat membawa kabur satu unit truk tangki milik PT Sawita Pasaman Jaya (SPJ) yang berisikan 27,36 ton Crude Palm Oil (CPO). AGEN DOMINO
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau juga menggulung para penadah. Total 12 teransgka yang berhasil dibekuk dari sindikat itu..
Untuk sindikat begal truk CPO, Subdit Kejahatan dan Kekerasan Polda Riau menangkap empat pelaku. Sindikat ini diotaki pria berinisial RC karena berperan sebagai perencana, mencari truk tangki CPO dan melukai sopir.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Zain Dwi Nugroho, sindikat ini terakhir kali beraksi April lalu. RC bersama pelaku lain, CH, KW, PD, mencegat truK CPO di Jalan Duri-Dumai, Kabupaten Bengkalis.
"Usai truk CPO dicegat, sopirnya ditodong senjata api rakitan. Sopir dibekap, kemudian mulut dan mata dilakban lalu dipindahkan ke mobil lain," kata Zaion, Jumat
Setelah sopir lumpuh, CPO dalam truk dipindahkan ke truk lainnya lalu dibawa ke lokasi penampungan. Selanjutnya, hasil jarahan ini dujual ke palaku lainnya berinisial DN.
"DN ini masih dalam pengejaran, untuk empat tersangka ini ditangkap pada Mei lalu. Semuanya pernah terlibat kejatahan alias residivis," kata Zain.
Sementara itu, untuk sindikat kencing dan penampunagan CPO, Polda Riau menangkap delapan pria. Beberapa di antaranya merupakan pekerja dari sebuah perusahaan sawit dan mendapatkan bandutan dari pabrik kelapa sawit di Kabupaten Siak.
Modusnya, satu tersangka membawa CPO dari perusahaannya lalu menyalinnya ke sebuah truk yang sudah menunggu di sebuah lokasi. Hasil salinan ini dibawa ke sebuah penampungan dan dijual ke pabrik
Aksi penjualan ini berjalan mulus karena para tersangka mendapat surat pengiriman barang dari sebuah perusahan. Keterlibatan karyawan di perusahaan ini tengah diusut penyidik.
"Hasil CPO ni dijual ke pabrik di Kota Dumai. Saat ini masih diburu donatur yang membiayai lokasi penampungan," Kata Zain..
Dari dua sindikat ini, penyidik menyita empat truk CPO. Petugas juga menyita senjata api, uang tunai hasil penjualan CPO, lakban untuk melumpuhkan sopir truk dan peralatan minyak lainnya. AGEN DOMINO
No comments:
Post a Comment