
Seputar Nusantara - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Metro Jaya menangkap empat perompak laut yang kerap merapas hasil tangkapan nelayan diwilayah perairan Jakarta. AGEN DOMINO
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol, Yusri Yunus mengatakan bahwa empat tersangka itu ditangkap di perairan sebelah utara Pulau Sabira, Kepulauran Seribu, pada hari Minggu (19/7) dini hari.
"Mudah-mudahan dengan adanya penangkapan ini bisa membuat masyarakat, teman-teman, saudara-saudara kita, nelayan, bisa tenang nanti berlayar menangkap ikan," kata Yusri dalam konferensi pers.
"Sudah lama mereka melaporkan, tapi faktor kesulitan di laut cukup tinggi ketimbang di darat," tambahnya.
AGEN POKER ONLINE
Dia menuturkan, para tersangka masing-masing bernama Bastiar alias Bombon (22), Baharudin (38), Arnis Supriyadi alias Dado (30), Arnis Supriyadi alias Dado (30), dan Udin alias Kuru (42).
Yusri menjelaskan jika perompak tersebut telah beroperasi selama dua tahun terakhir. Kelompok itu pun melakukan kejahatannya paling tidak satu minggu sekali dengan total keuntungan miliaran rupiah.
Diungkapkan Yusri bahwa keempat tersangka tergabung dalam kelompok yang sama.
Sejauh ini, pihak kepolisian masih memburu tiga kelompok lain yang melakukan kejahatan serupa. Pasalnya, dijelaskan Yusri, bahwa kelompok yang ditangkap oleh polisi ini terordanisis dan memiliki pimpinannya masing-masing.
"Modus operandinya (kelompok perompak) memberhentikan kapal-kapal nelayan kemudian mengambil hasil tangkapannya, baik itu ikan, cumi, bahkan uang, dan diancam dengan senjata api," ungkap Yusri.
Dalam penangkapan, kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti berupa ikan dan cumi seberat 700 kilogram dan 22 jerigen yang masing-masing berisi solar 35 liter.
Selain itu, Yusri menambahkan pihaknya juga turut mengamankan senjata api dan senjata tajam yang berupa, airsoft gun, kapak, badik, serta parang.
Atas perbuatannya keempat perompak tersebut dijerat dengan pasal 365 KHUP, dan atau Pasal 1 Ayat (1) dan (2) UU No 12 Tahun 1951, dan atau UU No 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas UU No 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. AGEN DOMINO
No comments:
Post a Comment