AGEN POKER - Jenazah pria bernama Ketut Arsa Wijaya (52) ditemukan tergeletak di Jalan Raya Banjar Dinas Tista, Desa Dadap Putih, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Kamis (7/7) sekitar pukul 00.15 Wita. AGEN DOMINO
Polres Buleleng, Bali langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil olah TKP, jenazah diduga korban pengeroyokan.
Polres Buleleng langsung bergerak cepat. Dalam waktu sehari, Polres Buleleng menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah IKS (48), PRS (21), dan IKT (19).
"Tiga orang ditetapkan tersangka yang satu orang saat kemarin masih dimintai keterangan dan masih didalami," kata Kasi Humas Polres Buleleng, Bali, AKP Gede Sumarjaya, Jumat (8/7) sore.
Para pelaku ini ditetapkan tersangka karena melakukan pengeroyokan atau kekerasan pada korban sehingga tewas di TKP. Peristiwa tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman.
Saat itu, berawal dari adanya serempetan antara korban yang membawa sepeda motor dengan pelaku membawa mobil pikap. Pelaku tidak terima diteriaki kata-kata bangsat oleh korban sehingga terjadi tindak pidana kekerasan dan akhirnya korban tewas.
Namun, Sumarjaya belum menjelaskan secara detail para tersangka saat melakukan kekerasan kepada korban hingga tewas di tepi jalan.
"Perkembangan kasus diduga melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan matinya orang. Prosesnya sudah ditingkatkan ke penyidikan dan telah menetapkan tiga orang yang diduga melakukan tindak pidana dengan sangkaan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara," ujarnya.
Korban diketahui beralamat di Banjar Dinas Penataran, Desa Dadap Putih, Kecamatan Busungbiu, Buleleng. Jenazah korban ditemukan dalam keadaan tertidur tengadah dengan kepala menghadap ke barat.
Sementara kaki menghadap ke timur. Di sebelah timur korban ditemukan satu unit sepeda motor Nmax dengan Nomor Polisi (Nopol) DK 4670 VAY diduga milik korban dengan jarak 180 cm.
"Juga ditemukan dua pasang sandal jepit jarak dengan korban satu meter, di sebelah barat korban ditemukan satu bongkahan pese (bongkahan bata) dengan jarak satu meter," imbuhnya.
Sementara, dari hasil pemeriksaan medis di TKP, korban ditemukan mengalami pendarahan pada hidung sebelah kiri dan sudah mengering. Sementara celana dalam korban basah pada bagian depan dan terdapat cairan. Namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tajam. Jenazah korban sudah menjalani autopsi di rumah sakit pada Kamis (7/7).
"Terhadap ke empat orang (tersangka) tersebut saat ini masih dilakukan permintaan keterangan oleh penyidik. Sehingga belum diketahui secara pasti penyebab korban tergeletak di pinggir jalan. Sehingga, perkara ini masih didalami Satuan Reskrim Polres Buleleng," ujarnya. AGEN DOMINO




No comments:
Post a Comment