Seputar Nusantara - Permukiman warga di dua desa di Kecamatan Banyusari, Karawang, kembali terendam banjir. Desa yang tergenang akibat luapan sungai Cilamaya tersebut, yaitu Desa Gempol Kolot dan Desa Jayamukti. AGEN DOMINO
Dikatakan warga, air mulai masuk permukiman sekira pukul 08.00 WIB, Kamis (6/2).
"Iya sejak pagi, air mulai masuk ke dalam rumah," kata Pandi (62).
Pandi menjelaskan rumahnya sudah tiga kali terendam banjir sejak awal tahun, dampak luapan sungai Cilamaya. Sungai meluap akibat kiriman air dari bendung Barugbug. Setiap pintu air dibuka dipastikan rumahnya terendam.
AGEN POKER ONLINE
"Sudah tiga kali ini, rumah terendam akibat luapan sungai Cilamaya," jelasnya.
Selain permukiman, banjir juga merendam Perumahan Pratama Permai di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, yang dihuni sekitar 304 kepala keluarga.
Rini (35) warga perumahan Blok C2 mengatakan ketinggian air bervariasi, mulai dari selutut orang dewasa hingga satu meter.
"Sebagian besar warga di sini mulai mengungsi, " ujar Rini.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Yasin mengatakan banjir kali ini terjadi di lima titik yang berada di 4 kecamatan, yaitu Kecamatan Jatisari, Tirtamulya, Banyusari dan Cilamaya Kulon dampak luapan sungai Cilamaya dan sungai Ciherang.
"Ada lima titik yang dilanda banjir, tersebar di 4 kecamatan," jelas Yasin.
Dia menegaskan banjir paling parah ada di Perum Pratana Permai, sekitar 966 jiwa terdampak banjir setinggi dada orang dewasa. Pihaknya telah mengirim perahu karet untuk mengevakuasi warga yang masih bertahan di rumah masing-masing untuk mengungsi.
"Kita sudah siapkan dua titik pengungsian bagi korban banjir Cilamaya, yaitu Majlis Talim dan Kantor Kecamatan," imbuh Yasin. AGEN DOMINO
No comments:
Post a Comment